Yogyakarta- Di tengah kerasnya persaingan sepak bola internasional, pelatih Tim Nasional Mesir, Hossam Hassan, menjadi sorotan dunia. Bukan semata karena strategi di lapangan, tetapi karena keberaniannya menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan di tengah konflik yang terus melanda Palestina.
Berbagai unggahan yang ramai beredar di media sosial memperlihatkan bagaimana Hossam Hassan membangun karakter para pemainnya. Sebelum pertandingan, skuad Mesir terlihat melingkar melantunkan Surah Al-Fatihah sebagai bentuk doa dan tawakal. Seusai mencetak gol, para pemain serentak bersujud syukur, menunjukkan bahwa prestasi bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga rasa syukur kepada Allah SWT.
Di luar lapangan, Hossam Hassan juga menjadi perhatian karena sikapnya yang konsisten menyuarakan kepedulian terhadap rakyat Palestina. Ia disebut berani menyampaikan dukungan terhadap nilai-nilai kemanusiaan meski harus menghadapi kritik hingga berbagai konsekuensi di dunia sepak bola internasional.
Dalam berbagai pernyataan yang beredar luas, Hossam Hassan menegaskan bahwa nilai kemanusiaan tidak boleh dikalahkan oleh aturan yang membungkam nurani. Baginya, olahraga bukan sekadar hiburan atau kompetisi, tetapi juga ruang untuk menunjukkan kepedulian terhadap mereka yang sedang mengalami penderitaan.
Sikap tersebut mendapat apresiasi dari banyak kalangan. Banyak yang menilai keberaniannya menjadi pengingat bahwa figur publik, termasuk insan olahraga, memiliki kesempatan untuk menyuarakan kepedulian terhadap masyarakat sipil yang terdampak konflik.
Di tengah pertandingan yang penuh tekanan, Hossam Hassan juga terlihat berada di garis terdepan melindungi mental para pemainnya ketika menghadapi keputusan-keputusan kontroversial. Kepemimpinan yang ia tunjukkan memperlihatkan bahwa keberanian bukan hanya ditunjukkan saat mengejar kemenangan, tetapi juga saat membela nilai yang diyakini benar.
Namun demikian, solidaritas terhadap Palestina tidak seharusnya berhenti pada simbol atau dukungan emosional semata. Kepedulian terhadap sesama merupakan nilai universal yang melampaui batas negara, suku, agama, maupun latar belakang. ( Baca juga: MPLS Seru, Energi Baru: Kenapa Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken Cocok Menemani Perjalanan Siswa Baru )
Pelatih Mesir Bung Hossam: Ketika Sepak Bola Menjadi Suara Kemanusiaan untuk Palestina
Kepedulian Nyata Dimulai dari Langkah Sederhana
Perjuangan masyarakat Palestina merupakan isu kemanusiaan yang mengundang perhatian dunia. Setiap orang dapat berkontribusi sesuai kemampuan, mulai dari mendoakan keselamatan masyarakat sipil, menyebarkan informasi yang bertanggung jawab, hingga mendukung lembaga kemanusiaan terpercaya yang menyalurkan bantuan bagi para korban konflik.
Sebagai bentuk kepedulian tersebut, Ayam Geprek Sai dan Hajj Chicken menghadirkan program “Paket Palestina”. Melalui setiap pembelian Paket Palestina 1 maupun Paket Palestina 2, akan disalurkan donasi sebesar Rp5.000 untuk membantu masyarakat Palestina melalui lembaga kemanusiaan yang bekerja sama dalam program ini.
Dengan menikmati hidangan bersama keluarga dan sahabat, pelanggan juga dapat menjadi bagian dari aksi kemanusiaan yang memberikan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Mari Bergerak Bersama
Kepedulian tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Setiap doa, setiap informasi yang disebarkan secara bertanggung jawab, dan setiap bantuan yang diberikan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan harapan bagi masyarakat Palestina.
Ayam Geprek Sai dan Hajj Chicken mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mengambil bagian melalui aksi sederhana namun bermakna.
🤲 Doakan keselamatan rakyat Palestina.
📢 Sebarkan informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab.
❤️ Dukung lembaga kemanusiaan terpercaya yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat sipil.
🍗 Pilih Paket Palestina di outlet Ayam Geprek Sai dan Hajj Chicken. Setiap pembelian akan disertai donasi Rp5.000 untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina.
Karena ketika kemanusiaan terluka di satu tempat, kepedulian kita dapat menjadi bagian dari harapan bagi mereka yang membutuhkan. ( Baca juga: Setelah Anak Kembali Sekolah, Yuk Jadikan Waktu Makan Sebagai Momen Quality Time Bersama di Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken )
Kontributor: Kurniawan Adhisukma T – MKT PT UBS
Pelatih Mesir Bung Hossam: Ketika Sepak Bola Menjadi Suara Kemanusiaan untuk Palestina




