Memang telah masyhur di tengah masyarakat kita tentang sebuah hadits yang menyatakan bahwa Ramadhan dibagi menjadi tiga bagian; awalnya terdapat rahmat, tengahnya terdapat ampunan dan akhirnya terdapat pembebasan dari api neraka.
“10 (sepuluh) hari pertama adalah Fase Rahmat.”
Bisa dikatakan ini fase yang berat, yaitu fase perubahan kebiasaan. sebagai salah satu ujian terberat dalam mencapai suatu ketaqwaan, namun tentunta ada banyak pahala yang bisa kita dapatkan. Pada fase ini, allah membuka pintu rahmat NYA seluas-luasnya
Namun sejatinya Ramadhan Seluruhnya adalah Rahmat, Ampunan, dan Pembebasan dari Neraka
Karena hadits yang membagi Fase Ramadhan dibagi dalam 3 bagian ini dianggap Dh’oif (lemah) dan bertentangan dengan riwayat-riwayat lain yang shahih yang menyatakan bahwa di seluruh waktu di bulan Ramadhan terdapat rahmah, seluruhnya terdapat ampunan Allah. dan seluruhnya terdapat kesempatan bagi seorang mukmin untuk terbebas dari api neraka, tidak hanya sepertiganya.
Diantaranya hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda yang artinya
“Orang yang puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu ” (HR. Bukhari no.38, Muslim, no.760).
Dan diantara cara agar kita bisa mendapatkan rahmat allah yaitu
– Bergembira: Menunjukkan rasa syukur dan cinta akan datangnya bulan penuh ampunan.
– Doa Khusus: Membaca doa agar dipertemukan dengan Ramadhan dan amal ibadah diterima.
– Taubat & Istighfar: Menyucikan diri sebelum memasuki bulan suci.
– Niat: Membaca niat puasa Ramadhan dan dianjurkan mandi wajib sebelum Ramadhan.
– Persiapan Ilmu: Mempelajari hukum puasa agar ibadah lebih maksimal.
Kontibutor : Ustadz Nur Sholeh, Area Spiritual Jatim





