Yogyakarta – Dalam upaya menjaga nilai-nilai Islam tetap tumbuh di lingkungan kerja, manajemen PT Ukhuwah Berkah Semesta selaku pengelola brand Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken kembali menggelar Pengajian Office rutin bulanan pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan kali ini berlangsung di kediaman Bapak Rizki Surya, Staff Processing, yang mendapat amanah sebagai Shohibul Bait.
Pengajian ini dihadiri oleh jajaran Direksi, Head Office, tim Gudang dan Processing, Training Center, hingga Marketing. Selain menjadi momen untuk menambah ilmu agama, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan nilai-nilai yang menjadi pondasi dalam bekerja dan melayani pelanggan. ( Baca juga: Jangan Sampai Hati Kita Diam-Diam Lebih Mencintai Dunia daripada Allah )
Salah satu tausiyah yang disampaikan datang dari Ustadz Jumadi. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk kembali merenungkan firman Allah dalam Surah Al-Hasyr ayat 18, yang mengingatkan setiap manusia agar mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan di akhirat.
”Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” Al-Hasyr ayat 18
Menurut beliau, salah satu bekal yang paling penting adalah memiliki rasa syukur atas setiap nikmat yang Allah berikan. Mengutip pendapat Imam Al-Ghazali, nikmat terbesar yang patut disyukuri bukanlah harta ataupun jabatan, melainkan nikmat iman dan Islam. Sebab, dengan iman dan Islam, seseorang memiliki jalan menuju keselamatan di akhirat.
Selain itu, berbagai nikmat lain juga layak disyukuri, mulai dari kesehatan, rezeki, keluarga, hingga pasangan hidup yang saling mendukung dalam kebaikan. Khusus bagi seorang suami, Ustadz Jumadi mengingatkan bahwa tugasnya bukan hanya mencari nafkah, tetapi juga menjadi pemimpin dalam keluarga (qowam) serta menjaga agar keluarganya tetap berada di jalan Allah dan terhindar dari hal-hal yang dapat menjerumuskan ke dalam keburukan.
Tak hanya membahas kehidupan pribadi, tausiyah juga mengajak peserta untuk belajar menerima setiap ketentuan Allah. Manusia tidak pernah bisa memilih akan dilahirkan di keluarga seperti apa, berasal dari daerah mana, maupun berbagai keadaan lainnya. Semua telah menjadi bagian dari ketetapan Allah yang harus diterima dengan lapang dada. Tugas manusia adalah menjalani setiap amanah dengan sebaik-baiknya sambil terus berikhtiar dan memperbaiki diri.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Jumadi juga mengaitkan nilai-nilai keislaman dengan kehidupan di dunia kerja. Menurut beliau, lingkungan kerja yang baik tidak hanya dibangun oleh kemampuan, tetapi juga karakter yang kuat.
Nilai pertama yang ditekankan adalah integritas. Sikap jujur dan bertanggung jawab menjadi modal utama dalam menjalankan setiap amanah. Dengan integritas yang baik, kepercayaan dapat tumbuh dan menjadi pondasi bagi kemajuan perusahaan.
Nilai yang kedua beliau mengingatkan pentingnya kerja sama tim. Tidak ada satu orang pun yang mampu menyelesaikan seluruh pekerjaan sendirian. Setiap divisi memiliki peran yang saling melengkapi, sehingga kolaborasi menjadi kunci agar tujuan bersama dapat tercapai dengan lebih baik.
Nilai berikutnya yang ketiga adalah rasa memiliki terhadap perusahaan atau fanatik terhadap produk sendiri dalam makna yang positif. Sebagai bagian dari keluarga besar PT Ukhuwah Berkah Semesta, setiap karyawan diharapkan bangga terhadap produk yang dihadirkan kepada masyarakat, yaitu Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken. Kebanggaan tersebut diwujudkan dengan menjaga kualitas, menjaga nama baik perusahaan, serta menjaga kerahasiaan yang menjadi bagian dari amanah pekerjaan.
Nilai berikutnya tak kalah penting, Ustadz Jumadi mengajak seluruh peserta untuk terus menjadi pribadi yang unggul. Dunia terus berubah, sehingga setiap orang perlu terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan tidak cepat merasa puas dengan pencapaian yang dimiliki. Semangat untuk belajar menjadi salah satu kunci agar dapat terus memberikan manfaat yang lebih besar.
Terakhir, beliau mengingatkan pentingnya memiliki orientasi kepada pelanggan. Mendengarkan masukan, terus melakukan perbaikan, serta menghadirkan pelayanan terbaik merupakan bagian dari ikhtiar dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan semangat tersebut, setiap produk yang disajikan diharapkan tidak hanya menghadirkan cita rasa yang berkualitas, tetapi juga membawa keberkahan.
Melalui Pengajian Office yang rutin diselenggarakan setiap bulan, PT Ukhuwah Berkah Semesta terus berupaya menghadirkan lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian bisnis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Semangat syukur, integritas, kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama menjadi bekal yang terus ditanamkan kepada seluruh keluarga besar perusahaan.
Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat tercermin dalam setiap langkah dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, sehingga Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken tidak hanya dikenal melalui cita rasa produknya, tetapi juga melalui budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. ( Baca juga: Belajar dari Perang Uhud: Jangan Sampai Semangat Beribadah Kalah dengan Urusan Dunia )
Narasumber: Ustadz Jumadi
Kontributor: Kurniawan Adhisukma T – MKT PT UBS




