Magetan – Ada pemandangan seru di outlet Ayam Geprek Sa’i Monginsidi Selosari, Magetan, pada Selasa, 3 November 2026. Bukan sekadar antrean pelanggan yang ingin menikmati ayam geprek, kali ini outlet kedatangan puluhan anak sekolah yang siap belajar memasak. Menariknya, mereka datang dari lokasi yang cukup jauh, bahkan berada di kawasan bawah Telaga Sarangan!
Sebanyak 77 siswa dari SDN Getasanyar 1, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, mengikuti kegiatan outing class fun cooking bersama Ayam Geprek Sa’i. Para siswa yang terdiri dari kelas 1, 2, dan 3 ini datang bersama orang tua masing-masing menggunakan kendaraan motor.
Perjalanan yang cukup jauh ternyata nggak membuat semangat mereka surut. Justru sebaliknya, begitu sampai di outlet, wajah-wajah penuh antusias terlihat dari anak-anak yang sudah nggak sabar ingin belajar memasak.
Buat mereka, hari itu bukan sekadar jalan-jalan bersama teman sekolah. Ada pengalaman baru yang menunggu untuk dicoba, mulai dari mengenal bahan makanan sampai mengolah ayam crispy sendiri. ( Baca juga: Hajj Chicken Jadi Sponsor Utama Ruqyah Massal di Yogyakarta )
Dari Cuci Tangan Sampai Pakai Apron, Belajar Masak Ternyata Ada Aturannya!

Kegiatan fun cooking dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelum masuk ke proses memasak, para siswa lebih dulu diajak mengenal pentingnya kebersihan saat mengolah makanan.
Anak-anak diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Setelah itu, mereka memakai perlengkapan memasak seperti penutup rambut dan apron agar proses memasak lebih higienis.
Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini punya arti penting. Anak-anak diajak memahami bahwa makanan yang enak bukan cuma soal rasa, tetapi juga harus diolah dengan cara yang bersih dan sehat.
Setelah semua siap, barulah petualangan memasak dimulai!
Para siswa dikenalkan dengan proses pengolahan ayam hingga menjadi fried chicken yang renyah dan menggugah selera. Mereka belajar bagaimana cara memasukkan ayam ke dalam tepung, lalu menepunginya dengan teknik yang benar.
Nah, di sinilah suasana makin seru!
Anak-anak terlihat antusias saat mulai menepungi ayam. Ada pengalaman baru yang mereka rasakan ketika tangan mereka sendiri mulai mengolah bahan makanan. Kegiatan yang biasanya hanya mereka lihat saat orang dewasa memasak, kini bisa mereka coba secara langsung.
Tentu saja, setelah selesai menepungi ayam, mereka kembali mencuci tangan sebelum melanjutkan proses berikutnya.
Bukan Cuma Menepungi Ayam, Mereka Juga Belajar Menggoreng Fried Chicken!

Setelah melewati proses penepungan, para siswa kemudian diajari cara menggoreng ayam dengan benar hingga matang dan siap dihidangkan.
Di tahap ini, anak-anak mendapat pengalaman baru tentang bagaimana ayam yang sudah dibumbui dan dilapisi tepung bisa berubah menjadi fried chicken yang menggoda selera.
Tentunya, proses menggoreng tetap dilakukan dengan arahan dan pendampingan dari tim Ayam Geprek Sa’i. Sebab, penggunaan minyak panas membutuhkan perhatian ekstra, apalagi ketika kegiatan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar.
Setelah ayam matang, ada momen yang paling ditunggu-tunggu.
Hasil masakan mereka akhirnya bisa dinikmati!
Para siswa boleh langsung menyantap ayam yang sudah mereka olah sendiri atau membawanya pulang untuk dinikmati bersama keluarga.
Bayangkan betapa bangganya mereka bisa berkata, “Ini ayam yang tadi aku masak sendiri!”
Pengalaman sederhana seperti ini bisa menjadi kenangan yang menyenangkan. Bukan hanya karena bisa makan fried chicken, tetapi juga karena mereka tahu bagaimana proses makanan tersebut dibuat.
Belajar Memasak Sekaligus Mengenal Dunia Wirausaha
Kegiatan outing class fun cooking ini bukan sekadar mengajak anak-anak bermain di dapur.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa juga diperkenalkan dengan dunia kewirausahaan. Mereka belajar bahwa sebuah produk makanan perlu dikelola dengan baik, mulai dari menjaga kebersihan, mengolah bahan, mengikuti proses produksi, hingga menghasilkan makanan yang siap dinikmati pelanggan.
Dengan cara yang menyenangkan, anak-anak bisa mengenal proses di balik sebuah usaha kuliner.
Siapa tahu, dari pengalaman ini ada di antara mereka yang kelak tertarik menjadi chef, pengusaha kuliner, atau bahkan membangun bisnis makanan sendiri.
Yang jelas, belajar sambil praktik langsung tentu memberikan pengalaman berbeda dibandingkan hanya membaca buku di kelas.
Jauh-Jauh dari Bawah Telaga Sarangan, 77 Anak SD Ini Rela ke Ayam Geprek Sa’i Demi Belajar Memasak!
Sekolah Ingin Mengadakan Fun Cooking? Ayam Geprek Sa’i Bisa Jadi Pilihan!
Keseruan 77 siswa SDN Getasanyar 1 menjadi salah satu gambaran bagaimana kegiatan belajar di luar kelas bisa terasa lebih menyenangkan.
Melalui program fun cooking Ayam Geprek Sa’i, sekolah bisa mengajak anak-anak belajar memasak sekaligus mengenal kebersihan makanan dan proses pengolahan produk.
Menariknya, kegiatan ini nggak cuma terbatas pada memasak fried chicken. Anak-anak juga bisa belajar membuat burger, sehingga pengalaman memasak mereka semakin beragam.
Buat sekolah yang ingin menghadirkan kegiatan outing class yang berbeda, fun cooking bersama Ayam Geprek Sa’i bisa menjadi pilihan menarik.
Anak-anak bisa bermain, belajar, mencoba hal baru, dan tentunya menikmati hasil masakan mereka sendiri.
Tertarik mengadakan kegiatan serupa?
Sekolah bisa langsung menghubungi outlet Ayam Geprek Sa’i terdekat untuk menanyakan informasi dan melakukan booking kegiatan fun cooking.
Karena siapa tahu, pengalaman belajar yang paling diingat anak-anak justru bukan dari ruang kelas, melainkan dari hari ketika mereka berhasil memasak makanan sendiri bersama teman-temannya.
Sekolah Ingin Mengadakan Fun Cooking? Ayam Geprek Sa’i Bisa Datang Langsung!
Keseruan 77 siswa SDN Getasanyar 1 menjadi bukti bahwa belajar di luar kelas bisa terasa jauh lebih menyenangkan. Lewat kegiatan fun cooking bersama Ayam Geprek Sa’i, anak-anak nggak cuma belajar memasak, tetapi juga mengenal pentingnya kebersihan makanan, proses pengolahan produk, hingga dasar-dasar kewirausahaan.
Menariknya, kegiatan fun cooking Ayam Geprek Sa’i nggak harus selalu dilakukan di outlet. Buat sekolah yang ingin mengadakan kegiatan serupa, tim Ayam Geprek Sa’i juga bisa datang langsung ke sekolah!
Jadi, sekolah nggak perlu repot mengajak seluruh siswa bepergian jauh ke outlet. Kegiatan memasak bisa diselenggarakan langsung di lingkungan sekolah, tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan dan kesepakatan kegiatan.
Menu yang bisa dipelajari pun nggak hanya fried chicken. Anak-anak juga bisa mencoba pengalaman seru membuat burger bersama tim Ayam Geprek Sa’i.
Bayangkan suasana sekolah yang biasanya dipenuhi kegiatan belajar di kelas, kali ini berubah menjadi tempat memasak yang seru. Anak-anak bisa belajar sambil bermain, mencoba pengalaman baru, dan menikmati hasil masakan mereka sendiri.
Buat sekolah yang tertarik mengadakan kegiatan fun cooking, outing class, atau cooking class untuk siswa, bisa langsung menghubungi outlet Ayam Geprek Sa’i terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan melakukan booking.
Karena belajar nggak harus selalu duduk di dalam kelas. Kadang, pengalaman paling berkesan justru datang saat anak-anak mencoba sesuatu yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. ( Baca juga: Lagi Nugas atau Kerja? Cappuccino Ayam Geprek Sa’i Bisa Jadi Teman yang Pas )
Koontributor: Muchammad Ilham dwi p
Jauh-Jauh dari Bawah Telaga Sarangan, 77 Anak SD Ini Rela ke Ayam Geprek Sa’i Demi Belajar Memasak!




